Pelayanan
By Yenti - Posted on August 10th, 2010 Tagged:
Ukuran Keloyalan Gereja
A : Eh, udah lama kagak lihat loe di gereja ?
B: G masih pergi kok. Kadang kebaktian 1, kadang kebaktian 2. Kadang-kadang kalo lagi kepengen dan rajin , g bisa kebaktian di Gereja B.
A : Wah, loe ye, ke gereja kok pindah-pindah. Kayak g donk. G paling loyal sama gereja Kagak pernah sekalipun g ke gereja lain. Kebaktian yah satu tempat aja, ngapain juga pindah-pindah.
B: Emang loyal bisa diukur dari sana yah? Ke gereja lain, nggak pp lagi, biar kamu juga tahu suasana kebaktian di gereja lain gimana dan ajarannya gimana.
A : Rajin amat. Kalo g seh malas. Ke gereja A, yah A aja. Ngapain juga coba-coba ke gereja orang lain?
Ukuran Kesetiaan Pelayanan dalam gereja
A: Eh, loe ye, pake berhenti pelayanan segala. Dalam Kamus Kekristenan, tidak ada yang namanya cuti. Sekali cuti, pasti akan cuti selamanya.
Belum ada user yang menyukai
By Purnomo - Posted on June 4th, 2010 Tagged:
Sekitar bulan April 1980 saya kehilangan sepeda motor waktu menghadiri persekutuan mahasiswa di gereja. Ini satu-satunya yang saya punya. Berbagai Komisi meminta bantuan ke Majelis Gereja, tapi yang ke rumah saya waktu itu almarhum Boksu yang kemudian bilang ke saya, “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil. Bacalah Kitab Ayub.” Ini yang tak bisa saya lupakan sampai mati (bener lho!).
By merdiaris - Posted on May 9th, 2010 Tagged:
BAB I
PENDAHULUAN
A. ALASAN PEMILIHAN JUDUL
Yang menjadi alasan mengapa penulis meilih judll ini adalah; judul ini sudah ditentukan oleh dosen mata kuliah oikumene, namun alsan yang lain yang bisa penulis paparkan adalah, terkadang orang berpikir dan bertanya bahwa adakah perangn lemabaga oikumene dalam pelayanan gereja, ataukah oikumene hanya bekerja sesuai tujuan awala terbentuknya lemabaga ini, yaitu mempersatukan gereja-gereja yang sudah terpecah belah,ternya setelah penulis selidiki bukan hanya itu saja yang dilakukan oleh oikumene. Oikumene yang merepukan lembaga tempat gereja-gereja berhimpun dalam satu kesatuan yang berbeda-beda, telah banayak melakukan perannya dalm pelayanan gereja.
Belum ada user yang menyukai
Belum ada user yang menyukai
By Purnomo - Posted on December 8th, 2009 Tagged:
Bagaimana seseorang memotivasi diri berjuang menumbuhkembangkan hidup rohani dan karir pelayanannya? Membaca biografi para rohaniawan kaliber nasional dan internasional tidaklah salah. Juga mendengar kotbah-kotbah mereka akan memberi inspirasi dan semangat baru. Mereka bagai bintang-bintang yang bisa menjadi kompas langkah-langkah yang sebaiknya kita lakukan. Tetapi bila leher kita sudah kena encok karena kelamaan menengadah ke atas sementara kaki belum juga bisa melangkah, mengapa kita tidak sejenak menundukkan kepala melihat pasir di tanah? Butir-butir pasir yang selama ini tidak pernah kita perhatikan karena terlalu kecil dan di bawah letaknya.
"Mengapa belum ada karyamu yang diterbitkan dalam buku?" tanyaku kepada seorang teman. Dengan enteng,

sambil mengutip tulisan Salomo, dia berkilah: “Lagipula, anakku, waspadalah! Membuat banyak buku tak akan ada akhirnya, dan banyak belajar melelahkan badan" (Pkh. 12:12).
"Itu berlaku jika kamu sudah menghasilkan banyak buku," sergahku," masalahnya, kamu belum menulis satu buku pun."
Dia hanya cengar-cengir sambil menggaruk-garukkan kepala meskipun tak gatal.
***
Siapa bilang menerbitkan karya tulisan untuk menjadi buku itu susah? Setidaknya itulah yang aku alami. Waktu pertama kali menawarkan naskah bukuku, penerbit langsung menyetujui untuk menerbitkan mesipun ada beberapa revisi yang harus kulakukan. Ketika dipajang di toko-toko buku, ternyata angka penjualan bukuku cukup memuaskan. Setelah itu, naskah-naskah bukuku yang lain lulus dengan mulus di penerbit itu.
Belum ada user yang menyukai
Ada tiga tipe orang dalam meresponi perubahan,pergerakan, kebagunan rohani dan pelayanan didalam gereja.
Belum ada user yang menyukai
Konon Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam untuk menjadi pasangan bagi Adam, karena Allah memandang tumbuhan dan hewan yang ada di taman eden tidak sepadan dengan Adam yang merupakan peta dan teladan Allah. Namun dalam perjalanan cerita, Hawa membawa buah pengetahun untuk Adam nikmati.
Belum ada user yang menyukai
By sarah - Posted on April 24th, 2009 Tagged:
Siapa yang boleh melayani Tuhan?
Marta, salah seorang wanita yang dikasihi Yesus, dicatat dalam Alkitab sebagai seorang wanita yang sering melayani Tuhan semasa hidupnya. Di akhir jaman ini, banyak orang laki/laki dan perempuan telah ambil bagian dalam pelayanan. Berbagai-bagai bentuk pelayanan dengan berbagai-bagai motivasi pula.
Belum ada user yang menyukai
DISCLAIMER: Tulisan ini tidak untuk menyombongkan atau memegahkan diri, tetapi untuk memberi inspirasi dalam menekuni pekerjaan dan pelayanan.
"Carilah pekerjaan dari hobimu, maka kamu akan menyukai pekerjaanmu seumur hidup." Pepatah ini terngiang kembali hari ini selepas diwawancarai oleh Metro TV untuk program I Witness. Stasiun televisi berita ini memiliki program yang mengadopsi tren pewarta warga (citizen journalism). Mereka menayangkan video klip sumbangan dari masyarakat.
Belum ada user yang menyukai
By marwan - Posted on November 3rd, 2008 Tagged:
Pendeta, Evangelis, Hamba Tuhan
Belum ada user yang menyukai
By gkmin - Posted on October 1st, 2008 Tagged:
Kadang orang berpikir bahkan berkata dengan lantang,
"bukankah aku sudah lebih lama belajar Firman Tuhan dari pada kamu yang masih ingusan?"
"bukankah aku berdoa lebih sering dan lebih lama dari pada orang lain?"
"bukankah aku berpuasa lebih lama dari pada orang lain?"
Belum ada user yang menyukai
PENYIMPANGAN MANAJEMEN KEUANGAN GEREJA: MEMANFAATKAN CELAH ANTARA PROSESIONALISME DAN PROGRAM KERJA
Belum ada user yang menyukai
Tulisan ini dipicu oleh pertanyaan rekan saya, "Mengapa
pelayanan literatur tidak banyak diminati, bahkan terkesan kurang dihargai oleh
gereja?" Sebelum menjawab pertanyaan itu, saya justru ingin mempertanyakan pertanyaan
tersebut: Benarkah pelayanan literatur kurang dihargai gereja? Ukuran apa yang
dipakai sebagai pembanding sehingga didapatkan kesimpulan "kurang dihargai"?
Jika yang dipakai sebagai ukuran pembanding adalah
jumlah penerbit Kristen, asumsi tersebut ada benarnya. Menurut data IKAPI,
sampai dengan tahun 2000 terdapat 433 penerbit yang tercatat sebagai anggota
ikatan penerbit ini. Sementara itu jumlah penerbit Kristen yang saya hitung,
berdasarkan buku-buku koleksi perpustakaan saya, ada 25 penerbit.[i]
Belum ada user yang menyukai
Lulus SMP Kristen, Jojo masuk SMA swasta yang gedungnya setengah batu. Ia tidak ke SMA Kristen seperti semua temannya karena tahu orangtuanya tidak akan sanggup membayar uang masuk dan uang sekolahnya. Ia tidak peduli ejekan teman-temannya yang mengatakan ia sekolah di kandang sapi. Tetapi ada yang lupa ia pertimbangkan sebelum masuk ke kandang itu. Ia terkejut ketika melipat tangan menutup mata menundukkan kepala menjelang ulangan seorang berteriak, “Jangan ribut! Anak Yesus mau sembahyang minta bocoran soal ulangan.” Siswa sekelas terbahak. Ia membuka matanya, melihat berkeliling mencari pemilik suara itu.
By Purnomo - Posted on July 5th, 2008 Tagged:
Putri sulung saya, yang masih kelas 1 SD, minta jajan KFC bersama saya. Pagi itu saya bilang ya. Memang kami punya acara makan bersama di luar 1 bulan sekali. Ternyata kesibukan kerja membuat saya lupa akan janji saya. Saya juga tidak ditelepon karena ibunya tidak mau mengganggu saya. Saya tiba di rumah hampir pukul 8 malam. Anak ini sudah makan tetapi tidak mau tidur karena menunggu saya. Ia sudah siap dalam pakaian bepergian dan berdiri, entah sudah berapa lama, di pintu rumah.
Belum ada user yang menyukai
By Purnomo - Posted on June 21st, 2008 Tagged:
Ketika saya menjadi anggota pengurus sebuah organisasi Sekolah Minggu yang besar, untuk menangani kekosongan guru SM yang bisa mendadak terjadi di pos-pos, saya membentuk tim darurat yang anggota-anggotanya secara mandiri siap bergerak cepat menangani keadaan itu. Suatu hari seorang teman menegur saya. “Seorang anak buahmu hutang uang kepadaku untuk menambal ban motornya yang bocor. Apa mereka tidak kamu bekali uang untuk beli bensin atau menambal ban motornya?” Tidak, jawab saya.
Belum ada user yang menyukai
By Priska - Posted on June 18th, 2008 Tagged:
Kemarin, hari Selasa tanggal 17 Juni 2008, SMP Terang Bangsa ngadain kunjungan ke calon2 murid dari kalangan anak2 raja (sebutan untuk mereka yang mendapat beasiswa). Selain berkunjung, kami juga membawa satu paket bingkisan berisikan makanan dan alat2 tulis. Ini pengalaman pertamaku ikut kunjungan semacam ini. Ada 54 anak yang harus dikunjungi, dari berbagai daerah (ada yang lumayan deket, tapi ada juga yang jauuuhhh sekali). Bagi yang jauh, tak terbayang olehku... bagaimana mereka nanti akan datang ke sekolah tiap harinya....
Belum ada user yang menyukai
By Purnomo - Posted on June 15th, 2008 Tagged:
Masih subuh saya sudah berangkat ke sebuah kota kecil yang butuh waktu perjalanan hampir 3 jam. Komisi Pemuda sebuah gereja di kota itu mengundang saya untuk membahas sebuah topik. Di sana saya berbincang-bincang dengan sekitar 35 kawula muda. Biar badan capek sekali, tapi hati senang melihat mereka menikmati perbincangan itu dan bisa menyepakati beberapa kegiatan sebagai follow-upnya. Pas pk.12.00 acara bubar tanpa makan siang. Ketika berpamitan, di gerbang gereja seorang dari mereka menyodorkan sepucuk amplop. Di sudut kiri atas tertulis, “Perihal: ucapan terima kasih”. Jemari saya yang peka akan ketebalan kertas karena pekerjaan sehari-hari saya adalah salesman, langsung merasakan amplop tertutup itu berisi lebih dari 5 lembar “surat”. Pantaskah saya menerima uang dari KP ini?
Belum ada user yang menyukai
Dua tahun yang lalu ketika Gunung Merapi kena batuk pilek, setiap pembicaraan tentang sakitnya pasti satu nama manusia ikut disebut. Bukan Presiden bukan Sri Sultan. Yes, kamu tak salah. Mbah Maridjan. Namanya meroket ketika semua manusia di lereng Merapi diungsikan, ia bergeming tak bergerak. Bahkan sejak tanggal 16 Mei 2006 ia menghilang. Ada yang melihat ia bersama 3 orang mendaki ke arah pos pengawas terdepan yang hanya berjarak 2.5 kilometer dari pucuk Merapi. Ia ingin memanjatkan doa di pintu gerbang Paseban, menyampaikan rasa syukur karena awan panas yang menyembur 4 hari terakhir tidak menimbulkan korban jiwa.
|