Tokoh Anabaptis yang sangat teguh dalam doktrin adalah Balthasar Hubmaier. Kalau ia tidak mati martir di Wina maka ia akan menjadi seorang teolog Anabaptist yang terdepan pada masa itu. Pada tanggal 29 September 1512, Balthasar mendapat gelar doctor teologi dari universitas Ingol Stadt. Hubmaier terjun dalam pelayanan Katolik, namun melalui pembelajarannya akan kitab suci ia merasa kecewa dengan apa yang dilakukan Katolik. Tahun 1523 ia bertemu dengan Zwingli, seorang reformator Protestan. Mereka berdiskusi tentang banyak hal mengenai iman Kristen yang alkitabiah.

