| Ketik kata atau ayat: |
Feed aggregator
If I'm not worthy
Jika kita tidak berharga..
Kita tidak hidup di dunia ini..
Hidup kita ini..
memiliki arti yang sangat penting..
karena kita hidup oleh cinta..
Ya.. tanpa cinta, semua makhluk hidup tidak akan hidup..
Sebab hubungan inilah..
cinta dan hidup menjadi satu..
dan tak akan dapat dipisahkan..
Di dalam Kitab Kejadian 1:27a tertulis :
“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya,”
Anak adalah permata yg harus di hargai dalam rumahtangga
Anak adalah permata yg sangat berharga bagi semua pasangan yg sudah bernikah,tetapi ada yg tidak pandai menghargainya sehinggakan ada yg membuang atau meninggalkan anak selepas dilahirkan.Dimanakah perasaan manusia yg melakukan perkara yg sekejam itu?
Banyak orang berpendapat bahwa golongan lelaki adalah golongan yg tidak bertanggungjawab.Ada juga pendapat yg mengatakan bahwa seorg wanita yg sudah melahirkan anaknya akan ditinggalkan atau diberikan kepada orang lain.Teman2 sekalian,anak bagaikan permata dalam sesebuah keluarga,maka amat perlunya kita menghargai pemberian Tuhan yg mulia itu.
Upgrade Situs-Situs YLSA
Seperti kembali ke rumah lama, demikian perasaan saya ketika kembali bekerja plus melayani di Yayasan Lembaga SABDA. Saya kembali ke posisi lama yaitu staf di Divisi WEB, artinya kembali berkutat dengan sejumlah besar situs YLSA yang sebagian besar dikembangkan dengan menggunakan CMS Drupal. Tapi ada sedikit perbedaan, kali ini saya kembali ke YLSA dengan bekal dan semangat yang berbeda. Setelah berkelana menjadi tenaga freelance selama setahun, saya punya lebih banyak pengalaman dan berharap bisa lebih banyak membantu, khususnya sehubungan dengan tugas utama saya yaitu melakukan upgrade situs-situs YLSA yang memakai CMS Drupal.
Tidak butuh waktu lama untuk menjalin kekompakan dalam bekerja sama dengan Theo, satu-satunya staf web yang masih tersisa di YLSA saat ini. Komunikasi dan koordinasi bisa kami lakukan dengan baik, tinggal pembagian tugas saja yang diperlukan. Karena jumlah situs-situs YLSA banyak sekali (lebih dari 40 buah), dan yang harus dibenahi lumayan banyak, maka harus ada strategi. Kami mengevaluasi lebih dahulu situs-situs mana yang cukup parah sehingga harus ada perubahan total dari segi struktur dan desain, dan situs yang hanya perlu upgrade versi Drupalnya saja dari versi 5 ke versi 6. Theo mendapat bagian upgrade versi Drupal, sedangkan saya membenahi situs-situs YLSA yang membutuhkan pembenahan struktur dan desain.
Proses upgrade ini kami mulai dengan menentukan situs-situs yang menjadi prioritas untuk dikerjakan lebih dulu. Pemilihan ini berdasarkan pada kemudahan/kerumitan struktur, dan apakah ada situs-situs yang sejenis (mirip) supaya bisa dikerjakan bersama-sama sehingga lebih efisien. Jika kita bisa cepat melihat hasil pekerjaan kita, tentu secara batin kita juga merasa lebih puas, demikian pesan singkat dari Ibu Yulia yang masih saya ingat.
Berbicara tentang kuantitas bahan, jumlah situs dan publikasi elektronik yang dimiliki YLSA sangatlah banyak. Namun dalam hal kualitas, khususnya seputar manajemen situs serta pengembangannya, menurut saya masih banyak yang bisa ditingkatkan. Selain perlu menambah jumlah staf web, fokus pengembangan juga seharusnya mulai berpindah dari kuantitas ke kualitas. Yang terjadi sekarang adalah “besar pasak daripada tiang”. Keterbatasan staf harus diimbangi dengan fokus pengembangan web yang sesuai. “Kejar kualitas”, itu yang saya coba dengungkan dalam diri saya ketika kembali ke YLSA.
Upgrade Situs e-Artikel
Situs pertama yang menjadi “kejatuhan durian” adalah situs e-Artikel. Situs ini memiliki pengategorian yang cukup sederhana dan teratur. Kekurangan yang paling terlihat adalah dalam hal tampilan isi. Jumlah artikel di situs e-Artikel banyak, tapi banyak yang “tenggelam” sehingga situs yang sebenarnya besar ini menjadi tidak terkesan besar. Dengan desain web yang baru, kategori bisa lebih ditonjolkan dan isi yang banyak bisa lebih tampak. Sedangkan desain grafisnya diganti agar lebih cerah dan terkesan luas. Silakan lihat Situs e-Artikel yang baru.
Upgrade Situs Bio-Kristi
Situs Bio-Kristi hampir sama kondisinya dengan situs e-Artikel — isi yang banyak justru tenggelam dan terkesan seperti situs berukuran kecil. Selain itu, tampilan grafisnya tidak rapi. Kenyamanan membaca ketika berkunjung di sebuah situs adalah hal yang perlu diperhatikan supaya pengunjung bisa betah berkunjung dan ingin kembali berkunjung. Tampilan juga diganti baru supaya terlihat lebih rapi, cerah, dan nyaman untuk dilihat. Isi yang sebelumnya tenggelam, bahkan tersembunyi, kini sudah bisa muncul dengan kesan baru. Silakan mengunjungi situs Bio-Kristi yang baru.
Pengoptimalan dan Kecepatan Akses Situs
Selain memutakhirkan dan memperbaiki struktur dan tampilan situs-situs YLSA, ada satu hal lagi yang juga penting untuk diperhatikan yaitu masalah pengoptimalan situs. Pengoptimalan situs difokuskan pada ukuran halaman utama dan kecepatan akses situs. Jika Anda cukup terbiasa bermain dengan ekstensi-ekstensi Firefox, silakan coba instal ekstensi bernama “YSlow” dan “Google Page Speed” untuk menguji kecepatan sebuah situs. Makin tinggi nilai yang dihasilkan, situs tersebut dianggap makin bagus.
Situs yang bisa cepat diakses tentu membuat pengunjung nyaman dan tidak perlu membuang waktu untuk menunggu situs tersebut tampil. Pengoptimalan ukuran situs juga akan lebih menghemat bandwidth (lebar pita) server serta mengurangi beban server ketika banyak pengunjung yang menjelajahi situs. Satu situs yang dioptimalkan mungkin tidak terlalu terlihat dampaknya, namun jika dikalikan jumlah situs yang dimiliki YLSA, hal ini bisa cukup signifikan. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi dan tren web, semoga ke depan YLSA bisa terus mengikuti perkembangan.
Perjalanan mencari cinta sejati..
Ini adalah kisah tentang sepasang kaki kecil yang telah jauh berkelana dalam mencari cinta sejati, menyusuri jalanan aspal di perkotaan, tanah pedesaan yang bergelombang, bahkan genangan becek sisa hujan.
Siang itu rupanya matahari kurang bersahabat dengan kaki kecil, sengatan sinarnya yang terpantul di jalanan memberi lepuhan nyeri pada telapak sang kaki.
Renungan dan Artikel
" Pada saat itu terjadi gempa bumi yg dasyat dan sepersepuluh bagian
dari kota itu roboh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan
orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan ALLAH yang di surga.
" Wahyu 11:13 baca: Yesaya 49:8; Wahyu 11:11-14.
Adalah
kebiasaan manusia bila masalah datang baru datang ke gereja. Sebab apa
yg dituliskan di kitab Wahyu ini terjadi juga pada anak-anak TUHAN pada
zaman sekarang. Hidup sungguh-sungguh di dalam TUHAN setelah
mendapatkan masalah. ... selengkapnya »
Boleh Magang di YLSA?
Sudah beberapa kali orang bertanya kepada saya, “Apakah boleh magang di YLSA?” Walaupun tidak keluar secara spontan, tapi saya menjawab, “Bisa saja, asal yang bersangkutan punya kemampuan yang bisa disumbangkan ke YLSA.” Tapi karena penasaran saya balik bertanya. “Mengapa ingin magang di YLSA?” Jawabannya cukup bervariasi, kebanyakan karena ingin menimba ilmu dan pengalaman, tapi ada juga yang sekadar untuk memenuhi tugas sekolah, bahkan ada yang karena disuruh orang tua. Di antara yang bertanya tersebut, ada yang menambahkan, “Harus bayar berapa?”
Sampai saat ini sudah ada beberapa orang yang melakukan “magang” di YLSA, ada yang 6 bulan, ada juga yang cuma 2 bulan, bahkan ada yang hanya bertahan seminggu saja. Bagaimana hasilnya? Apakah sesuai dengan yang diharapkan dari dua belah pihak? Untuk mengetahui lebih jelas, kami telah meminta rekan-rekan YLSA dan mereka-mereka yang pernah magang untuk menulis blog tentang pengalaman mereka selama magang di YLSA. Selamat membaca.
Dari Pemagang Baru di YLSA
Oleh: Risdo
…
Yang didapat sejauh ini? Wah, banyak sekali, secara teknis, tentu aku banyak belajar tentang pembuatan dan pengembangan situs sekaligus juga mendapatkan perspektif baru tentang pelayanan Kristen di dunia internet. Hal lain, seperti etos kerja, perencanaan dan pengerjaan proyek, kualitas kinerja, dan tentu saja hal-hal reflektif lewat pembelajaran dan perenungan pribadi serta pergaulan dengan teman-teman yang luar biasa di YLSA, juga aku dapatkan. Banyaknya informasi dan pengetahuan yang tersedia di YLSA juga mendorong aku untuk makin giat belajar. Lebih-lebih lagi, aku juga bisa memberi kontribusi kecil di YLSA (saat ini tengah mengerjakan perbaikan situs SABDAnet dan pembuatan situs pemuda, di samping beberapa pekerjaan seperti penanganan error, menulis resensi, dan sekali memberi training statistika). Aku juga senang berada di sini karena setidaknya aku telah menambah suasana ceria kantor dengan efek “kegaringan-cerdas” yang aku harap “disukai” oleh staf-staf lainya. Aku benar-benar kerasan dengan suasana kerja kantor yang fleksibel namun mengupayakan kualitas seperti di YLSA ini, apalagi aku banyak mendapat kesempatan mengikuti pelatihan lewat diskusi, training Senin dan Jumat, nonton film, maupun ikut beberapa seminar. Semoga pembelajaranku ini berguna bagi penajaman visi dan konsep pergerakan mahasiswa Kristen dan pemuda Indonesia pada umumnya. Semoga pula pekerjaanku memberi setitik dampak pada perluasan kerajaan Allah lewat tekonologi internet ini.
PENGALAMAN MAGANG DI YLSA
Oleh: Dustin Christian
Ibukulah yang mengusulkan aku untuk magang di YLSA dan langsung kusetujui, karena aku tidak ingin melanjutkan pendidikanku di Australia dan ingin pulang ke Indonesia. Setahuku, SABDA adalah perusahaan yang sangat besar. Jadi aku membayangkan aku akan bekerja di gedung yang besar. Segera kupesan tiket untuk pulang ke Indonesia. Sesampainya di kota kelahiranku, Malang, aku diberitahu bahwa pimpinan YLSA tidak punya HP. Aku cukup terkejut dan berpikir, “Hari gini kok, tidak punya HP.” Sempat aku berbicara sebentar di telepon dengan pimpinan YLSA untuk mengatur rencanaku magang di YLSA.
Ada dua hal yang sangat menyiksaku ketika datang untuk magang di YLSA. Pertama, aku HARUS tinggal di tempat yang sangat, sangat sederhana. Kedua, aku TIDAK BOLEH bawa mobil. Hari-hari pertama aku lewati dengan sangat susah payah, bahkan berpikir untuk melarikan diri dan tidak kembali lagi. Tapi puji Tuhan, entah bagaimana minggu demi minggu bisa kulewati dan kuhabiskan waktuku bersama staf-staf YLSA. Mereka sangat baik sekali, dan kami makan bersama setiap hari dan sering main basket bersama-sama pada hari Sabtu. Semakin lama semakin tidak rela aku meninggalkan kota Solo.
Bulan demi bulan kulewati, dan seiring dengan berjalannya waktu, aku belajar banyak sekali di YLSA. Lebih banyak dari yang kupelajari di sekolah sebelumnya. Bukan hanya keterampilan programming yang kupelajari di sini, tetapi juga tentang kerohanian dan apa arti hidup ini. Aku menganggap YLSA bukanlah tempat untuk bekerja, tetapi ini adalah sekolah tentang hidup.
Banyak hal yang kupelajari di sini. Suatu hari sepulangnya dari kerja, aku biasanya duduk di kursi rumah melepas lelah dan menikmati sore hari dan sepinya rumah karena tidak ada orang saat itu. Tiba-tiba terlintas di pikiranku, aku menyesal telah menyia-nyiakan sekolahku. Orang tuaku sudah mengeluarkan uang yang sangat besar untuk membiayaiku sekolah, tapi tidak ada hasilnya.
Sebelum aku ke Solo, Pak Tim (teman ayahku) memberitahukanku bahwa kalau aku bisa diterima magang di SABDA, itu adalah anugerah. Saat itu kuanggap kata-kata itu omong kosong belaka. Tetapi setelah beberapa bulan tinggal di sini, memang kuakui, ini adalah anugerah jika aku bisa tinggal dan belajar di YLSA.
It’s a privilege for me to be here.
PENGALAMAN MAGANG DI YLSA
Oleh: Ruthy Ireine Kumambong
Sejak 25 Mei sampai dengan 3 Agustus 2010, saya menjalani kerja magang di YLSA. Sungguh merupakan berkat Tuhan yang luar biasa karena bisa berada di YLSA dan bertemu dengan orang-orang yang luar biasa pula. Awalnya, saya merasa grogi karena baru lulus SMA dan belum memunyai pengalaman apa-apa. Tetapi setelah mengenal orang-orang di YLSA, maka kekhawatiran saya pun hilang. Saya tidak merasakan adanya perbedaan perlakuan dari mereka. Bahkan, dengan senang hati mereka mau membimbing dan mengarahkan. Mereka juga dapat menjadi teman yang baik bagi saya.
Pekerjaan yang diberikan ke saya selama kerja magang di antaranya adalah: mengedit teks SH dan RH; memasukkan data ke situs DOA; memformat tugas-tugas peserta PESTA; memasukkan scan sampul buku ke situs GUBUK; meresensi buku, dan masih banyak lagi yang lain. Saya sungguh sangat senang bisa mendapat pengalaman-pengalaman tersebut. Selain pengetahuan dan ketrampilan saya bertambah, kerohanian saya pun mengalami pertumbuhan sedikit demi sedikit. Setiap pagi selalu ada pembelajaran Alkitab dan persekutuan doa yang sangat membangun kerohanian para staf. Dalam kegiatan tersebut semua staf juga diajak membagikan berkat-berkat Tuhan dan memahami firman Tuhan lebih dalam.
Menurut saya, YLSA adalah yayasan yang benar-benar memunyai orientasi untuk melayani Tuhan dan saya cukup salut dengan hal tersebut. Selain itu, YLSA sangat memerhatikan kebutuhan para stafnya. Terbukti dengan adanya makan siang bersama dan saling mendoakan satu sama lain. Bahkan ada perayaan ulang tahun bagi staf YLSA yang sangat mengesankan.
Akhirnya, setelah 2 bulan dapat merasakan kerja magang di YLSA, tepatnya 3 Agustus, saya harus meninggalkan YLSA untuk kuliah. Perpisahan yang sungguh berkesan karena bertepatan dengan hari ulang tahun saya. Rasanya, baru beberapa hari saja saya bekerja di YLSA. Bekerja di YLSA merupakan salah satu moment yang tidak akan terlupakan dari hidup saya karena YLSA merupakan tempat pertama kali saya bisa merasakan dunia kerja dan juga tempat di mana kerohanian saya bisa bertumbuh. Saya tidak akan melupakan teman-teman di YLSA dan saya berharap begitu juga sebaliknya.
Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk pimpinan YLSA serta segenap keluarga besar YLSA atas kesediaannya menerima saya. Mohon maaf apabila ada perkataan dan perbuatan saya yang menyinggung hati teman-teman semua. Kiranya, teman-teman dapat terus bersemangat dalam melayani Tuhan di YLSA. Doa saya, YLSA dapat terus menjadi berkat bagi setiap orang dan dapat mengalami perkembangan terus-menerus dalam pelayanan. Biarlah apa yang kita punya hanya untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan semata. Tuhan Yesus memberkati.
Memproses Teks Alkitab di YLSA
Dari kota Jogja tempat aku belajar dan bertumbuh, kupijakkan kakiku ke kota lain untuk mengaplikasikan ilmu yang telah kudapat. Di kota Solo, Tuhan mempertemukanku dengan YLSA untuk menjadi tempatku belajar dan berkarya.
Nama saya Hadi, dan mulai bergabung di YLSA pada bulan Mei 2010. Di YLSA ini saya ditempatkan di Divisi Software sesuai dengan kemampuanku sebagai junior programmer. Selama beberapa bulan pertama, makanan saya sehari-hari adalah bermain-main dengan teks. Mata dan pikiran harus bisa berkolaborasi memandang dan mencerna setiap karakter yang tersusun untuk mencermati pola-pola teks. Sedangkan tanganku tanpa protes menekan tuts keyboard untuk setiap pikiran yang terlintas dalam otakku.
Itulah tugas pertama ketika datang ke YLSA, belajar memproses teks, dalam hal ini teks yang saya kerjakan adalah teks Alkitab dalam bahasa suku. Saya belajar mengenali pola-pola teks, mengganti karakter-karakter yang tidak wajar, melakukan versifikasi, membandingkan dengan sumber teks Alkitab lain, memeriksa tanda baca, ejaan, dsb.. Script pertama yang saya buat adalah untuk memecah pasal menjadi ayat-ayat. Teks Alkitab yang saya kerjakan kebanyakan adalah Perjanjian Baru, dan teks ini akan dipakai untuk menampilkan lirik dari Alkitab audio yang sudah dikerjakan oleh Sdri. Therra. Script lain yang saya buat adalah untuk melakukan versifikasi supaya penomoran ayat-ayat sesuai dengan versi KJV. Saya juga mengkonversi file EXP menjadi file SFM yang nantinya akan dipakai untuk mengolah teks Alkitab ke dalam aplikasi ParaText. Menyediakan data teks Alkitab yang bersih dengan format yang benar supaya dapat dibaca oleh semua orang adalah tujuan kami. Karena itu, setiap proses yang telah saya selesaikan harus melewati pengujian mutu (Quality Control). Proses QC ini dilakukan oleh Sdri. Therra, yang sering kami sebut sebagai “Miss QC”. Jika sudah lulus, maka teks Alkitab ini dapat dipakai menjadi modul program software Alkitab SABDA, atau proyek-proyek YLSA lainnya.
Selain mengerjakan tugas rutin ini di kantor, pada bulan Juli 2010 yang lalu saya juga mendapat kesempatan untuk ikut roadshow ke Salatiga bersama Ibu Yulia dan Sdr. Billy. Tidak sama dengan yang saya kerjakan di kantor — berinteraksi dengan teks, kali ini saya harus berinteraksi dengan orang. Kami membagikan CD Alkitab Audio kepada peserta yang menginginkan. Tidak hanya itu saja, kami juga memberikan presentasi program software Alkitab SABDA, dan situs Alkitab SABDA. Saya bersyukur Sdr. Billy yang melakukan presentasi, dan dia melakukannya dengan baik sehingga dapat memotivasi peserta untuk memakai alat studi Alkitab yang sangat lengkap ini. Acara bagi CD dan presentasi SABDA ini dilakukan pada jam istirahat, di sela waktu kosong peserta, karena roadshow kali ini adalah dalam rangka retreat guru YSKI, dan ibu Yulia sebagai salah satu pembicara. Kami berbahagia melihat hasil roadshow ini, karena para peserta sangat antusias menerima pelayanan kami. Kegiatan roadshow ini membuat saya semakin tahu bahwa pekerjaan yang kami lakukan di kantor sangat memberikan dampak besar bagi banyak orang.
Tidak hanya dalam pekerjaan saja, YLSA juga begitu memerhatikan kebutuhan spiritual para stafnya. Setiap pagi kami melakukan pemahaman Alkitab, dan pada hari-hari tertentu kami mendapat training yang dapat memberikan pertumbuhan iman dan pribadi untuk semua stafnya. Hal yang mungkin tidak bisa didapat di tempat kerja yang lain. Masih banyak yang akan saya dapatkan dari YLSA. Saya siap belajar dan berkarya bersama YLSA untuk memberikan yang terbaik bagi kemuliaan Tuhan.
Suatu hari di Negeri Jari
Negeri jari kembali dilanda kehebohan. Eitts..bukan..bukan soal keong racun (iih..kenapa nama itu yang muncul sih). Tapi karena masing2 jari saling melempar kecaman pedas, mereka menganggap dirinya yang terutama dibanding lainnya. Para awak media pun melakukan wawancara ekslusif dengan kelima jari laennya, untuk mengklarifikasi kebenaran isu yang beredar..
Renungan harian dan kumpulan khotbah
Kumpulan Renungan harian kristen, santapan harian kristen,
Kumpulan khotbah hamba Tuhan, Kata-kata bijak, kata-kata penghiburan,
kata-kata motivasi, lirik dan chord lagu rohani, kisah cinta dan
sahabat sejati, humor, dan kisah-kisah kehidupan yang mengharukan dan
menguatkan Iman rohani kita.
Untuk lebih lengkap nya kunjungi situs kami di
http://renungan-harian-kita.blogspot.com/
Perangko paling indah dan berharga
“Koleksi perangko?? Hari genee.. Dengerin ya, sekarang ntu namanya generasi postmodern, era tehnologi informasi. Kalau surat menyurat mah zamannya oma-opa kita.” Seru temanku ketika melihat album perangko koleksiku.
“Eitts..mengoleksi perangko bukan berarti jadul lho,” aku berkilah, “perangko lebih dari sekedar benda pos, anggap ini sebagai karya seni, justru semakin langka semakin banyak dicari..” lanjutku ga mau kalah.
“Iya deh, opa..jangan marah ya..hihi..” goda temanku.
Immanuel-kah Dia di hidupku ?
Apakah Allah besertaku ? ketika aku
nonton TV dan ketawa melihat Tukul - apakah Allah besertaku ? ketika aku
berenang di pagi hari di apartemenku - apakah Allah besertaku ? ketika aku
bingung bagaimana mendapatkan klien dan memikirkan strategi promosi - apakah
Allah besertaku ? ketika aku bertengkar dengan ibuku - apakah Allah besertaku ?
... selengkapnya »
Alkitab Audio
Pertama kalinya aku mendengarkan Alkitab Audio sebenarnya adalah ketika aku mengunjungi kakekku yang sedang sakit di Banyuwangi. Tapi sebelum itu, aku ingin cerita sedikit dulu mengenai kuasa Tuhan…
Setelah menempuh perjalanan selama 9 jam dari Solo ke Banyuwangi, aku dan bapakku langsung ke rumah kakek dan berdoa untuk sakit stroke yang baru saja dideritanya. Puji Tuhan! Setelah didoakan, kakekku yang tadinya sudah tidak bisa berjalan, diberi kesembuhan oleh Tuhan dan langsung bisa berjalan lagi. Tuhan Yesus itu sungguh baik. Bahkan, ketika aku menulis blog ini, mataku berkaca-kaca (b. Jawa: mbrebes) saat mengingat kebaikan Tuhan itu. Aku ada di Banyuwangi selama beberapa hari dan saat itulah Tuhan membuka kesempatan kepadaku untuk memperkenalkan Alkitab Audio yang disebarkan oleh YLSA.
Pada hari Minggunya aku mengikuti ibadah di gereja di Banyuwangi. Ada pengalaman “lucu” yang sekaligus membuat hatiku berdebar-debar. Pada waktu itu aku diminta maju ke depan untuk memperkenalkan diri. Ini memang sudah menjadi tradisi di gereja itu, yaitu tamu atau anggota gereja yang baru akan diminta untuk memberikan kesaksian atau memperkenalkan diri. Aku pun memperkenalkan diri dan juga aktivitas pekerjaanku. Aku mengatakan bahwa aku bekerja di YLSA dan melayani Tuhan dalam bidang internet, dan seterusnya. Sebelum memperkenalkan diri aku sudah berpikir untuk memperkenalkan pula CD Alkitab Audio. Aku pun mulai mempresentasikan CD Alkitab Audio dan bagaimana cara menggunakannya. Sayangnya, ketika ke Banyuwangi itu aku tidak membawa satu pun CD Alkitab Audio. Untungnya, aku sudah mengopi beberapa kitab/pasal dari Alkitab Audio versi bahasa Jawa ke HP-ku. Aku pun mulai memperdengarkan ayat Alkitab dari HP-ku kepada seluruh jemaat yang hadir. Tatapan takjub (b. Jawa: nggumun) mulai aku lihat. Mereka seperti tidak percaya bahwa ada orang yang bisa membuat Alkitab berbicara. Aku bersyukur Tuhan telah memberiku kesempatan untuk memperkenalkan CD Alkitab Audio ini di Banyuwangi.
Sekarang, setiap hari Sabtu atau Minggu aku juga memunyai “pekerjaan” baru yaitu menginstalkan Alkitab Audio ke HP teman-teman bapakku yang tinggal di Metesih (sebuah kota kecil, 35 km sebelah timur kota Solo), baik Alkitab Audio dalam bahasa Jawa ataupun bahasa Indonesia. Aku juga mengajarkan kepada mereka bagaimana cara menggunakannya. Pada hari-hari tersebut paling tidak, ada 1 — 2 orang yang sangat ingin Alkitab Audio ada di HP-nya. Ada pula sebagian orang yang mau memberiku uang. Namun, aku tidak mau menerimanya karena CD Alkitab Audio disebarkan dengan gratis oleh YLSA. Aku hanya berpesan kepada mereka untuk menyebarkan Alkitab Audio yang sudah mereka terima ini kepada teman-teman mereka yang lain.
Aku sangat bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan kesempatan melayani ini kepadaku. Terima kasih Tuhan ….
Perumpamaan bagi sebuah Pelayanan
Kita umpama emas yg sangat berharga di mata Tuhan & kita juga umpama nelayan yg terus berusaha menangkap ikan di laut,pelayanan kita umpama jala atau pukat serta jiwa2 yg tersesat umpama ikan di laut.Kita sentiasa akan terus berusaha menjalakan jiwa2 yg masih tersesat di dunia ini tanpa berputus asa & setiap pelayanan harus memiliki kuasa doa agar ia mjadi sebuah pelayanan yg sangat berarti di mata Tuhan.
Restore data SSTeens telah selesai
Dear Teenagers,
Barusan Frozen memberi kabar, kalau SabdaSpaceTeens sudah boleh kembali dibuka.
Semoga tidak ada data yang hilang.
Thanks to our beloved Mighty GOD untuk semua pertolongannya. Untuk Frozen yang terus bekerja untuk menghidupkan server dan berjuang mencari data sehingga teman-teman tidak kehilangan data seminggu ini.
Juga seseorang yang namanya tidak boleh disebut dan Beeley yang kemarin melek sampai lebih dari jam 3 pagi. Bukan buat nonton wayang, tapi buat restore dan setting server.
Mohon tetap doakan karena sekalipun SSTeens sudah bisa online, tetapi dibalik masih banyak perbaikan dan transfer data masih berlangsung.
Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.
Kamukah itu, Yesus??
Prolognya adalah kisah seorang pengemis tua yang biasa mangkal di sudut traffic light jalan wolter monginsidi, di suatu kota antah berantah. Padatnya jalanan dan deru kendaraan bermotor seakan jadi makanan sehari-hari bagi nenek pengemis yang dengan setia mengadahkan tangannya. Jalan monginsidi boleh dibilang sentralnya kota, sehingga minggu pagi itu menjadi amat ramai, terlebih lagi jalan itu punya akses ke empat gereja besar.
ENAM KEKUATAN UTAMA MANUSIA
1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)
Untuk memperoleh hal-hal
terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan
tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal
terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan
kehidupan orang-orang yang kita cintai. Tanpa impian, kehidupan kita
akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak
mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.
2.
Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus) ... selengkapnya »
Rendahkan Diri & Hati
Rendahkan Diri ... selengkapnya »
Bintang
Bintang (Filipi 2:14-16)
Cahaya bintang indah dipandang apalagi pada malam tanpa awan. Dunia terasa
damai dalam keheningan malam yang cerah. Belum lagi jika ditambah adanya
bintang jatuh atau meteor. Pasti akan menambah indahnya malam. Cahaya bintang
juga dapat dipakai untuk menentukan arah sehingga pelaut ataupun khafilah tidak
akan tersesat dalam kegelapan malam.
... selengkapnya »
